Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengurangi penyimpangan kualitas pada proses produksi di Instalasi Pengolahan Air yang telah berdampak terhadap penurunan tingkat produktivitas. Penyimpangan kualitas terbesar dalam proses produksi ini adalah pembentukan flok yang tidak sempurna pada bak sedimentasi dan ditemukan empat masalah utama yakni desain teknis sistem pembubuhan bahan kimia yang tidak berfungsi secara optimal, desain teknis unit flokulasi yang tidak berfungsi secara optimal, tidak tersedianya lembar pemeriksaan tahapan pelaksanaan manual prosedur, serta proses pra-sedimentasi di Intake yang tidak berfungsi secara optimal. Salah satu metode yang digunakan dalam pengendalian kualitas mutu ialah Gugus Kendali Mutu (GKM). Penelitian ini menargetkan peningkatan produktivitas sebesar 5 persen, dari hasil implementasi rencana tindak perbaikan yang telah dilaksanakan target terpenuhi lebih dari 5 persen yaitu sebesar 7,13 persen sehingga melebihi ekspektasi target awal yang telah ditetapkan. Dengan demikian maka pengendalian kualitas untuk meningkatkan produktivitas menjadi terpenuhi.
Cite
CITATION STYLE
Chaerudin, R., & Pitoyo, D. (2021). Penerapan Gugus Kendali Mutu (Gkm) Dalam Upaya Meningkatkan Produktivitas Produksi PDAM. Rekayasa Industri Dan Mesin (ReTIMS), 2(2), 13. https://doi.org/10.32897/retims.2021.2.2.1222
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.