Deiksis dalam Bahasa Dayak Deah

  • Kasmilawati I
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Deiksis merupakan bentuk bahasa yang tidak memiliki acuan yang tetap sehingga maknanya sangat bergantung pada konteks kalimatnya. Dalam ujaran deiksis mempunyai peranan penting, sehingga lawan bicara dapat memahami ujaran tersebut, yang antara lain melalui konteks. Setiap konteks lisan maupun tulisan memliliki latar belakang, tujuan pembicaran dan tempatnya.  Peristiwa yang dibicarakan dalam konteks ujaran akan berubah-ubah tergantung situasi ujarannya Subjek penelitian ini, yaitu a) suku asli Dayak Deah, b)berbahasa Dayak Deah dalam kehidupan sehari-hari, c) berumur minimal 40 tahun, dan f) berdomisili di Desa Pangelak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penggunaan metode deskriptif dalam penelitian Deiksis dalam Bahasa Dayak Deah sangat sesuai dengan tujuan penelitian dan  mudah digunakan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (a) wujud deiksis orang dalam  bahasa Dayak Deah, (b) wujud deiksi waktu dalam bahasa Dayak Deah, (c) wujud deiksi tempat dalam bahasa Dayak Deah, dan (d) wujud deiksis sosial  dalam bahasa Dayak Deah

Cite

CITATION STYLE

APA

Kasmilawati, I. (2017). Deiksis dalam Bahasa Dayak Deah. STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 2(1). https://doi.org/10.33654/sti.v2i1.384

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free