Abstract
Kemampuan komunikasi merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, terutama pada usia 5–6 tahun sebagai tahap awal menuju pendidikan formal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi anak melalui program One Day One Story di RA KH Hasyim Asyari Jabung. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 12 anak kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi anak setelah diterapkannya program One Day One Story. Peningkatan terlihat pada aspek keberanian berbicara, kemampuan menyusun kalimat sederhana, penggunaan kosakata yang lebih variatif, serta meningkatnya interaksi sosial. Data dikumpulkan melalui observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi anak setelah diterapkannya program One day One Story. Pada siklus I, anak mulai terlibat dalam diskusi namun masih terbatas. Setelah dilakukan perbaikan di siklus II, menunjukkan peningkatan yang signifikan sebanyak 92% kemampuan komunikasi anak berkembang sangat baik. Kegiatan bercerita yang dilakukan secara rutin dan interaktif terbukti mampu meningkatkan kemampuan komunikasi anak secara signifikan. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa kegiatan bercerita harian dapat dijadikan strategi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kemampuan komunikasi anak usia dini.
Cite
CITATION STYLE
Maisaroh, M., Muntomimah, S., & Wijayanti, R. (2026). Peningkatan Kemampuan Komunikasi Anak Usia 5-6 Tahun melalui Program One Day One Story. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 811–817. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10264
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.