KESETIAAN BERBAHASA INDONESIA DIPERTANYAKAN DI ERA GLOBALISASI

  • Marsudi M
  • Zahrok S
N/ACitations
Citations of this article
275Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Era globalisasi merupakan tantangan bagi bangsa Indonesia untuk mempertahankan jati diri di pusaran pergaulan antarbangsa yang sangat kompleks. Salah satu hal yang perlu diperha-tikan adalah masalah kesetiaan pemakaian bahasa Indonesia oleh masyarakat. Misalnya, adanya anggapan bahwa bahasa asing lebih modern dan bergengsi sosial yang lebih tinggi. Kesetiaan pemakai bahasa Indonesia terhadap bahasanya telah sampai pada taraf mengkhawatirkan. Banyak masyarakat pemakai bahasa Indonesia tidak sadar bahkan tidak mengetahui jika bahasa yang dipakai atau ditulis adalah salah. Bahkan, banyak masyarakat berpendapat bahwa penyimpangan berbahasa Indonesia yang digunakan adalah bahasa yang benar. Hal ini disebabkan bahasa yang salah tersebut sudah menjadi kebiasaan masyarakat dalam kesehariannya. Dengan kondisi seperti di atas, kesetiaan berbahasa Indonesia harus disosialisasikan, bahkan perlu diadakan gerakan politik bahasa secara nasional. Misalnya, peraturan dan perundang-undangan yang telah diundangkan perlu diikuti sanksi tegas jika terjadi pelanggaran berbahasa Indonesia. Sikap setia dan bahkan bangga berbahasa Indonesia terungkap melalui kesadaran bahwa bahasa Indonesia pun mampu mengungkapkan konsep yang rumit secara cermat dan dapat mengungkapkan isi hati yang sehalus-halusnya. Dengan cara seperti tersebut diharapkan mampu menekan pelanggaran pemakaian bahasa Indonesia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Marsudi, M., & Zahrok, S. (2015). KESETIAAN BERBAHASA INDONESIA DIPERTANYAKAN DI ERA GLOBALISASI. Jurnal Sosial Humaniora, 8(1), 95. https://doi.org/10.12962/j24433527.v8i1.1245

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free