Abstract
Pendidikan pembangunan karakter di Indonesia telah resmi menjadi peraturan baru bagi dunia pendidikan sehingga beberapa sekolah negeri memberlakukan sistem full day. Sistem sekolah dan eksistensi siswa merupakan komponen yang saling melengkapi, pandangan siswa terhadap diri dan lingkungan sekolah sebagai bagian dari terpenuhinya well-being. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keadaan school well-being siswa Sekolah Dasar (SD) dan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menerapkan sistem full day. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif komparatif dengan teknik sampling accidental sampling. Penelitian ini dilakukan di Kota Malang, dengan melibatkan 285 siswa dari lima SD dan 275 siswa dari tiga SMP sebagai partisipan. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu School Well-being Profie (SWP). Analisis data menggunakan independent two-sample t-test dengan metode Welchs t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan school well-being pada siswa SD dan SMP sistem full day. Siswa SD memiliki school well-being yang lebih tinggi dibandingkan siswa SMP. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk memberikan layanan konseling dalam meningkatkan school well-being siswa sekolah full day khususnya siswa jenjang SMP.
Cite
CITATION STYLE
Faizah, F., Rahma, U., Dara, Y. P., & Gunawan, C. L. (2020). School Well-Being Siswa Sekolah Dasar dan Siswa Sekolah Menengah Pertama Pengguna Sistem Full-Day School di Indonesia. Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling, 5(1), 34–41. https://doi.org/10.17977/um001v5i12020p034
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.