Abstract
Sistem perpipaan industri yang membawa fluida bersuhu tinggi rentan terhadap ekspansi termal, yang dapat menimbulkan tegangan aksial berlebih dan risiko kegagalan struktur. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan desain lengkung ekspansi tipe V guna meningkatkan efisiensi material dan memastika tegangan tetap dalam batas aman menurut standar ASME B31.3. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak CAESAR II versi 2014, dengan parameter geometri, material, dan kondisi operasi aktual dari proyek. Hasil menunjukkan bahwa desain lengkung tipe V membutuhkan panjang total pipa terpendek, yaitu 5452 mm, dan menghasilkan rasio tegangan termal 30%, lebih efisien dibandingkan desain lengkung tipe U Thermacor (6069 mm, 20.8%) dan Bahaa (10000 mm, 15.8%). Lengkung tipe V juga menghasilkan beban nozzle dan momen yang lebih kecil, sehingga dinilai lebih aman dan ekonomis diterapkan di lapangan.
Cite
CITATION STYLE
Riswanto, D., Pahlevi, R. F., Qolbi, F. N., Topattinaya, E., & Prasetyo, M. S. P. (2025). Studi Kasus: Optimasi Sistem Perpipaan Dengan Lengkung Ekspansi Tipe V. IRA Jurnal Teknik Mesin Dan Aplikasinya (IRAJTMA), 4(2), 54–63. https://doi.org/10.56862/irajtma.v4i2.245
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.