Hubungan Kasus Demam Berdarah Dengue dengan Kepadatan Penduduk di Jawa TimurTahun 2019-2020

  • Sintia N
  • Hendrati L
N/ACitations
Citations of this article
70Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang diakibatkan oleh Virus Dengue. Indonesia ialah negara endemis demam berdarah dengue sejak tahun 1968. Berbagai faktor berperan dalam terjadinya kejadian demam berdarah dengue, salah satunya adalah faktor lingkungan sosial yaitu kepadatan penduduk. Tujuan: Menganalisis hubungan kasus demam berdarah dengue dan kepadatan penduduk di Jawa Timur Tahun 2019-2020. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Data yang digunakan berasal dari profil kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2019-2020. Analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk memeriksa normalitas data, kemudian uji korelasi Spearman untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil: Hasil penelitian menunjukan pada uji korelasi Spearman adanya hubungan antara kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan kepadatan penduduk dengan p = 0,033 pada tahun 2019 dan p = 0,007 pada tahun 2020 dimana p<0,05. Kekuatan hubungan menunjukan kuat hubungan moderat dan arah hubungan negatif dengan nilai koefisien korelasi = -0,348 pada tahun 2019 dan nilai koefisien korelasi = -0,429 pada tahun 2020. Apabila kepadatan penduduk bertambah maka kasus demam berdarah dengue akan berkurang. Kesimpulan: Didapatkan hubungan antara kasus demam berdarah dengue dan kepadatan penduduk di Jawa Timur tahun 2019-2020.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sintia, N., & Hendrati, L. Y. (2023). Hubungan Kasus Demam Berdarah Dengue dengan Kepadatan Penduduk di Jawa TimurTahun 2019-2020. Media Gizi Kesmas, 12(2), 583–588. https://doi.org/10.20473/mgk.v12i2.2023.583-588

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free