PENGARUH DEFISIT ANGGARAN, TINGKAT SUKU BUNGA SBI, DAN NILAI TUKAR MATA UANG TERHADAP HARGA OBLIGASI PEMERINTAH

  • Kholifatul I Y
  • Wahyuningsih D
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jangka panjang dan jangka pendek defisit anggaran, tingkat suku bunga SBI, dan nilai tukar mata uang terhadap harga obligasi pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Error Correction Model (ECM). Periode waktu yang digunakan dalam penelitian ini adalah dari kuartal pertama tahun 2000 sampai dengan kuartal terakhir ditahun 2018. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data sekunder dari publikasi Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, Trading Economics, dan Kementerian Keuangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel defisit anggaran tidak mempunyai hubungan jangka panjang dan jangka pendek dengan harga obligasi pemerintah karena mempunyai nilai probabilitas dibawah tingkat alpha. Kemudian untuk tingat suku bunga SBI memiliki hubungan jangka panjang dan jangka pendek terhadap harga obligasi pemerintah dan sesuai dengan hipotesis yang ada. Nilai tukar mata uang juga sama halnya dengan tingkat suku bunga SBI yang mempunyai hubungan jangka panjang dan jangka pendek dan sesuai dengan hipotesis yang ada pada penelitian ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kholifatul I, Y. M., & Wahyuningsih, D. (2021). PENGARUH DEFISIT ANGGARAN, TINGKAT SUKU BUNGA SBI, DAN NILAI TUKAR MATA UANG TERHADAP HARGA OBLIGASI PEMERINTAH. Buletin Ekonomika Pembangunan, 1(1). https://doi.org/10.21107/bep.v1i1.11559

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free