Abstract
Daun Calathea Silver merupakan tanaman hias yang memiliki warna dasar ungu di bagian bawah dan warna perak di atas daunnya. Pada dasarnya jika tanaman memiliki warna ungu, maka kemungkinan senyawa metabolit sekunder yang terkandung di dalamnya mayoritas adalah senyawa flavanoid dan memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan sebagai skrinning awal dalam menentukan kandungan senyawa metabolit sekunder yang ada di dalam ekstrak etanol daun Calathea silver berdasarkan uji reagen fitokimia dan profil persebaran senyawa kimia menggunakan kromatografi lapis tipis dengan menggunakan beberapa jenis campuran eluen. Hasil dari penelitian ini adalah golongan senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak etanol daun Calathea silver adalah golongan flavonoid, alkaloid, tanin, dan steroid. Berdasarkan profil kromatografinya terdapat 5 spot yang dapat terelusi dengan baik. Masing-masing spot memiliki nilai Rf yaitu, 0,4; 0,5; 0,7; 0,8 dan 0,9. Eluen yang baik dan yang dapat digunakan untuk proses pemisahan selanjutnya adalah eluen campuran kloroform : metanol dengan perbandingan 10:1. Kata
Cite
CITATION STYLE
Sukmawati, D. A. N., & Savitri, L. (2022). Uji Fitokimia dan Profil Kromatografi Lapis Tipis Senyawa Metabolit Sekunder dari Ekstrak Daun Calathea Silver. Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI), 3(1), 45. https://doi.org/10.30737/jafi.v3i1.2329
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.