ANALISIS PENGARUH MADDEN JULIAN OSCILLATION (MJO) TERHADAP ANOMALI CURAH HUJAN DI WILAYAH NGURAH RAI

  • Pattipeilohy W
  • B F
  • Asri D
N/ACitations
Citations of this article
71Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Madden Julian Oscillation (MJO) merupakan suatu gelombang atau osilasi non seasonal yang terjadi di lapisan troposfer yang bergerak dari barat ke timur dengan periode osilasi kurang lebih 30-60 hari. Fenomena ini sangat berdampak terhadap kondisi anomali curah hujan pada suatu wilayah yang dilaluinya. Dalam penelitian ini delapan fase MJO dikelompokan menjadi 4 bagian sesuai dengan pergerakannya yaitu fase 1 dan 8 (Western and Africa), fase 2 dan 3 (Indian Ocean), fase 4 dan 5 (Maritime Continent),  fase 6 dan 7 (Western Pacific). Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data curah hujan periode 1996-2015 dan data MJO periode yang sama. Lokasi penelitian yaitu wilayah Ngurah Rai. Data curah hujan dihitung anomalinya lalu dipisahkan antara anomali positif dan negatif  lalu disandingkan dengan fase MJO aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis porsentase kelompok fase MJO mana yang mendominasi anomali curah hujan pada saat anomali positif maupun negatif. Hasil kajian menunjukan persentase kejadian anomali curah hujan positif dominan terjadi saat fase MJO berada di Maritime Continent  sebesar 36%. Kemudian persentase kejadian anomali curah hujan negatif dominan terjadi saat MJO berada pada fase Indian Ocean dengan porsentasi sebesar 33%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pattipeilohy, W. J., B, F. M., & Asri, D. P. (2019). ANALISIS PENGARUH MADDEN JULIAN OSCILLATION (MJO) TERHADAP ANOMALI CURAH HUJAN DI WILAYAH NGURAH RAI. Jurnal Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika, 6(2), 49–55. https://doi.org/10.36754/jmkg.v6i2.123

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free