UJI EFEKTIFITAS PERASAN KULIT MENTIMUN (Cucumis sativus L) SEBAGAI LARVASIDA TERHADAP LARVA NYAMUK Culex sp

  • Rahmayanti R
  • Putri S
  • Wahab I
N/ACitations
Citations of this article
54Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Nyamuk Culex sp merupakan salah satu vektor penyakit filariasis. Pengendalian nyamuk dengan larvasida buatan secara terus menerus dapat menyebabkan serangga kebal/resisten, sehingga dikembangkan larvasida alami. Tumbuhan merupakan sumber yang kaya akan senyawa kimia bioaktif dengan sifat insektisida. Kulit mentimun mengandung senyawa flavonoid dan saponin yang bersifat larvasida. Rasa pahit pada kulit mentimun disebabkan karena adanya asam kafeik yang merupakan salah satu golongan senyawa flavonoid, sehingga dapat menolak serangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perasan kulit mentimun dengan konsentrasi 0,2%, 0,4%, 0,6% dan 0,8% efektif berperan sebagai larvasida alami terhadap larva nyamuk Culex sp. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Prodi D-III Teknologi Laboratorium Medik Poltekkes Kemenkes Aceh pada Bulan April s/d Mei 2019. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah larva nyamuk Culex sp instar III sebanyak 325 ekor. Sampel yang digunakan adalah total populasi. Pengamatan dilakukan dengan melihat larva mati yang diobservasi selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan perasan kulit mentimun konsentrasi 0,2% dapat mematikan larva sebesar 8%, konsentrasi 0,4% sebesar 16%, konsentrasi 0,6% sebesar 20% dan konsentrasi 0,8% sebesar 28%. Dapat disimpulkan bahwa perasan kulit mentimun (Cucumis sativus L) efektif sebagai larvasida terhadap larva Culex sp pada konsentrasi 0,4%, 0,6% dan 0,8%. Diharapkan kedepan ada penelitian lanjutan untuk  menguji ekstrak kulit mentimun sebagai larvasida alami.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahmayanti, R., Putri, S. K., & Wahab, I. (2021). UJI EFEKTIFITAS PERASAN KULIT MENTIMUN (Cucumis sativus L) SEBAGAI LARVASIDA TERHADAP LARVA NYAMUK Culex sp. Jurnal Biology Education, 9(2), 141–148. https://doi.org/10.32672/jbe.v9i2.3637

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free