Abstract
Kupu-kupu adalah serangga yang termasuk dalam Ordo Lepidoptera, artinya serangga yang hampir seluruh permukaan tubuhnya tertutupi oleh lembaran-lembaran sisik yang memberi corak dan warna sayap kupu-kupu. Keanekaragaman dan Kelimpahan kupu-kupu di pengaruhi oleh faktor lingkungan seperti intensitas cahaya matahari, temperatur, dan kelembapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan kelimpahan kupu-kupu di Cagar Alam Bantarbolang, Jawa Tengah. Data yang di dapat di analisis menggunakan indeks keanekaragaman indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, indeks kemerataan Shannon-Evenners, dan Indeks dominansi. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ditemukan 359 individu dalam 6 familia. Keanekaragaman tertinggi yaitu pada jarak 0 m (H’ = 2.760; E: 0,752). Kelimpahan tertinggi pada jarak 0 m dengan jumlah individu sebanyak 192. Keanekaragaman tertinggi pada jarak 0 m di tepi hutan, sedangkan keragaman terrendah pada jarak 150 m di dalam hutan. Keanekaragaman kupu-kupu didominasi oleh H. glaucippe dari famili Piridae sebanyak 64 individu. Faktor lingkungan yang paling mempengaruhi keanekaragaman dan kelimpahan kupu-kupu adalah intensitas cahaya matahari.
Cite
CITATION STYLE
Nuraini, U., Widhiono, I., & Riwidiharso, E. (2020). KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN KUPU-KUPU (LEPIDOPTERA : RHOPALOCERA) DI CAGAR ALAM BANTARBOLANG, JAWA TENGAH. BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed, 2(2), 157. https://doi.org/10.20884/1.bioe.2020.2.2.1756
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.