Abstract
Latar Belakang: Dalam studi Pediatrics, pasokan ASI rendah adalah penyebab nomor satu ibu memilih berhenti menyusui sebelum bayi berusia 6 bulan. Susu kedelai mengandung asam polifenol, steroid, dan flavonoid yang dapat merangsang hormon oksitosin dan prolaktin untuk memproduksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai (Glycine MAX L.Merill) terhadap produksi ASI pada ibu nifas di RSU Wajak Husada.Metode: Desain penelitian pada penelitian ini menggunakan desain pendekatan Quasy Experimental dengan pendekatan two group posttest only design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik quota sampling pada ibu nifas primipara, melahirkan secara normal, dan tidak menggunakan ASI booster sebanyak 32 responden dengan kelompok intervensi dan kontrol. Uji yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji Mann-Whitney.Hasil: Nilai p-value (Asymp. Sig 2 tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak.Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh Susu Kedelai (Glycin max (L) Merrill) terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Wilayah Kerja RSU Wajak Husada Kabupaten Malang.
Cite
CITATION STYLE
Lestiya, D., Purwati, A., & Purwanti, A. S. (2024). Pengaruh pemberian susu kedelai (glycine max l.merill) terhadap produksi ASI pada ibu nifas di RSU Wajak Husada. Journal of Public Health Innovation, 4(2), 356–361. https://doi.org/10.34305/jphi.v4i02.1137
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.