Abstract
Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Timor Tengah Utara selama lima tahun terakhir selalu memperoleh Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang disebabkan beberapa faktor yaitu pengelolaan aset tetap yang belum memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pengelolaan aset tetap, faktor penghambat dan faktor pendukung pengelolaan aset tetap serta upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan sehingga terwujudnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan yang digunakan ialah teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengelolaan aset tetap di Kabupaten Timor Tengah Utara belum dilaksanakan secara maksimal karena terdapat beberapa kendala, ketidaklengkapan dokumen perolehan aset, kurangnya kompetensi SDM dalam menjalankan SIMDA BMD dan penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual serta koneksi jaringan SIMDA BMD yang bermasalah. Adapun faktor pendukung dalam pelaksanaan pengelolaan aset tetap, yaitu: kebijakan pengembangan SDM yang memadai, laporan hasil pengadaan BMD berjalan dengan baik serta perangkat pendukung yang memadai. Upaya yang dilakukan diantaranya: melengkapi dokumen perolehan aset tetap serta melakukan proses penilaian aset tetap secara tepat, melakukan pengajuan atas aset tetap yang hilang kepada MP TP-TGR, meningkatkan kompetensi bagi SDM serta Penerapan aplikasi SIMDA BMD yang dapat terintegrasi kepada seluruh OPD di Kabupaten Timor Tengah Utara.
Cite
CITATION STYLE
Nooraini, A., Mamulak, C. D. R. R., & Sinurat, M. (2022). Pengelolaan Aset Tetap Dalam Mewujudkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian di Kabupaten Timor Tengah Utara. JURNAL TERAPAN PEMERINTAHAN MINANGKABAU, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.33701/jtpm.v2i1.2442
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.