Analisis Risiko Transportasi Dangerous Goods Dengan Metode House Of Risk (HOR) Di PT Samudera Indonesia Logistik Kargo (SILK)

  • Purnomo A
N/ACitations
Citations of this article
69Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

PT SILK memutuskan untuk menggunakan trailer non dangerous goods untuk memenuhi ketidakcukupan jumlah tansportasi dangerous goods. Akibat dari penggunaan trailer non dangerous goods maka terdapat risiko yaitu sering terjadinya kecelakaan dalam proses pengiriman barang ke pelanggan. PT SILK saat ini belum memiliki manajemen risiko yang terstruktur untuk mengidentifikasi dan memitigasi risiko yang terjadi terutama dalam fungsi supply chain. Penelitian ini bertujuan memitigasi risiko dalam proses pengiriman dangerous goods yang menggunakan trailer non dangerous goods. Penelitian ini menggunakan pendekatan House of Risk untuk mengidentifikasi variabel risiko dan variabel mitigasi risiko. House of Risk dibagi menjadi dua fase yaitu identifikasi risiko untuk menghasilkan prioritas risk agent dan penyusunan tindakan pencegahan untuk menghasilkan preventive action yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 19 kejadian risiko yang disebabkan oleh 30 agen risiko. Agen risiko jumlah volume pengiriman dangerous goods yang banyak (A12) merupakan agen risiko peringkat pertama sedangkan agen risiko keterlambatan pengiriman invoice (A29) merupakan agen risiko peringkat 30 atau terakhir. Agen risiko yang timbul akan dimitigasi dengan preventive action yang berjumlah 17 dan yang tertinggi yaitu memberikan reward, punishment, dan motivasi kerja kepada seluruh karyawan (PA2).

Cite

CITATION STYLE

APA

Purnomo, A. (2020). Analisis Risiko Transportasi Dangerous Goods Dengan Metode House Of Risk (HOR) Di PT Samudera Indonesia Logistik Kargo (SILK). Jurnal Logistik Bisnis, 10(1), 105. https://doi.org/10.46369/logistik.v10i1.847

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free