Abstract
Tradisi Pacu Jalur merupakan warisan budaya takbenda yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, dan memiliki nilai-nilai kearifan lokal yang penting untuk dikenalkan sejak dini kepada generasi muda. Pengabdian ini dilaksanakan di SDN 6 Pekanbaru dengan tujuan untuk menanamkan kesadaran budaya dan memperkuat identitas lokal melalui pemahaman terhadap tradisi Pacu Jalur. Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi dan penyuluhan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui empat tahapan, yaitu identifikasi awal, perizinan, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa siswa-siswi menunjukkan antusiasme tinggi, aktif dalam diskusi, serta mulai memahami nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan cinta budaya lokal. Sosialisasi ini terbukti efektif sebagai media pembelajaran karakter serta sebagai upaya pelestarian budaya daerah di kalangan peserta didik sekolah dasar
Cite
CITATION STYLE
Hariyanto, G. A. P. S., Mairoza, M., Utami, A. A. D., Salsabilla, R. A., Khairani, Y., & Hudi, I. (2025). Menghidupkan Tradisi Pacu Jalur Kebanggaan Kuantan Singingi melalui Sosialisasi Edukatif di SDN 6 Pekanbaru: Melestarikan Warisan, Menanamkan Identitas Lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(5), 1815–1823. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2560
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.