Abstract
Masyarakat Desa Citemu yang berada di pesisir pantai utara Kabupaten Cirebon kehidupannya tergolong rentan secara sosial ekonomi karena tidak memiliki penghasilan yang tetap, mayoritas sebagai nelayandengan penghasilan tidak menentu.Persoalan sulitnya memperoleh penghasilan bagi keluarga nelayan menjadi pemikiran pengabdian masyarakat bagaimana menggalipotensi yang ada di wilayah tersebut agar masyarakat memiliki sumber penghasilan tambahan.Program pemberdayaan masyarakatini dilaksanakan dengan skema pemberdayaan(1) membentuk kelompok usaha kecil yang memanfaatkan sampingan olahan hasil laut berupa telur atau lemi rajungansebagai bahan baku produk usaha kecil kerupuk rajungan,(2) merintis usahasecara berkelompok dan bekerjasama dalamkelompok usahakecil(3) memproduksi kerupukdalam skala kecil / industri rumahan(4) membuat kerupuk yangberkualitas baik sehingga memilikinilai jual (5) dipasarkan kepada konsumen sehingga memberikan penghasilan bagi masyarakat. Pemberdayaan masyarakat dengan metodep endampingan yang menjadi(1) fasilitator, (2) komunikator, (3) motivator dan (4) dinamisator. Berkat pendampingan kepada kelompok usahapara perempuan yang dilaksanakan melalui program pemberdayaan masyarakat ternyata berhasil memberi semangat dan dorongan yang positif, terbentuk kelompok masyarakat para ibu yang membuat cemilan khas daerah pesisir berupa kerupuk rajungan. Keberhasilan program iniadalah masyarakat mampu menjalankan usaha kerupuk rajungan secara mandiri dan berproduksi secara kontinu sehingga masyarakat bisa memiliki usaha kecil serta memperoleh income generic.
Cite
CITATION STYLE
Adriyani, R., Erna, E., Siswanto, A., & Indrianto, R. (2020). Pendampingan Kelompok Usaha Kerupuk Rajungan Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Kawasan Pesisir Pantai Utara Cirebon. Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 94. https://doi.org/10.24235/dimasejati.v2i1.6653
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.