HIDUP DENGAN PERILAKU SEKS BEBAS PADA INDIVIDU DEWASA AWAL: SEBUAH INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS

  • Franzfabian A
  • Dewi K
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengupas dan mengungkap pengalaman pelaku seks bebas pada individu masadewasa awal. Menurut Kartono (2014) seks bebas adalah pola perilaku seks radikal yang bertentangan denganregulasi seks konvensional kebudayaan yang terjadi akibat perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Denganmengupas pengalaman individu dewasa awal yang melakukan seks bebas, seseorang dapat lebih bijaksana dalammenyikapi perilaku seks bebas, mempertimbangkan keuntungan dan kerugian dalam perilaku seks bebas. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif fenomenologis. Analisis data yangdigunakan dalam Penelitian ini yaitu menggunakan Teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). IPAbertitik fokus pada eksplorasi pengalaman seks bebas yang diperoleh dari tiga subjek yang sudah pernah bergantipasangan seks bebas sebanyak tiga kali dan umur subjek masih masuk dalam periode pekembangan dewasa awal.Metode wawancara yang digunakan adalah wawancara semi-terstruktur. Peneliti menemukan bahwa subjekmemaknai perilaku seks bebas sebagai perilaku yang boleh dilakukan asalkan tidak merugikan orang lain, penelitijuga menemukan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku seks bebas yang dilakukan subjek.Faktor internal yaitu, 1) motivasi, 2) persepsi terhadap pasangan, 3) nilai-nilai religius dan moral, 4) kebutuhandasar, dan 5) pandangan terhadap perilaku seks bebas. Sedangkan faktor eksternal terdiri atas, 1) pasangan, 2) media,dan 3) lingkungan sekitar. Faktor-faktor ini saling mempengaruhi satu sama lain sehingga menghasilkan perilakuseks bebas

Cite

CITATION STYLE

APA

Franzfabian, A. F., & Dewi, K. S. (2015). HIDUP DENGAN PERILAKU SEKS BEBAS PADA INDIVIDU DEWASA AWAL: SEBUAH INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS. Jurnal EMPATI, 4(2), 31–36. https://doi.org/10.14710/empati.2015.14888

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free