Optimisasi Masalah Transportasi Distribusi Semen Menggunakan Algoritma Artificial Bee Colony

  • Rahmalia D
  • Herlambang T
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat dapat meningkatkan permintaan akan kebutuhan material bangunan yaitu semen. Menurut data salah satu pabrik produsen semen, permintaan semen meningkat. Peningkatan permintaan semen baik oleh individu maupun instansi mengakibatkan peningkatan proses distribusi. Dalam proses distribusi tersebut, pabrik produsen semen juga mengeluarkan biaya transportasi yang dipengaruhi oleh biaya bahan bakar dan muatan. Model optimisasi masalah transportasi adalah menentukan jumlah semen yang harus didistribusikan dari pabrik sumber ke gudang tujuan supaya biaya transportasi minimum dengan kendala jumlah persediaan dan jumlah permintaan. Dalam penelitian ini pabrik sumber direpresentasikan oleh alat transportasi yang mengangkut semen ke gudang tujuan dengan jumlah persediaan adalah jumlah muatan maksimum semen yang dapat diangkut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode heuristik yaitu algoritma Artificial Bee Colony (ABC) yang menyerupai perilaku lebah dalam menemukan nektar. Lebah yang digunakan berupa matriks dimana elemennya adalah variabel keputusan jumlah unit semen yang harus didistribusikan. Dari hasil yang diperoleh melalui algoritma ABC, diperoleh pendekatan solusi optimum yang meminimumkan biaya distribusi dengan memenuhi kendala jumlah persediaan dan jumlah permintaan unit semen

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahmalia, D., & Herlambang, T. (2018). Optimisasi Masalah Transportasi Distribusi Semen Menggunakan Algoritma Artificial Bee Colony. MULTITEK INDONESIA, 11(2), 105–113. https://doi.org/10.24269/mtkind.v11i2.651

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free