HUBUNGAN KEAKTIFAN IBU DALAM KUNJUNGAN POSYANDU DENGAN PERTUMBUHAN BALITA USIA 12-60 BULAN

  • Mahbubah U
  • Mansur H
  • Yuliani I
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Angka kematian anak dapat diturunkan dengan upaya pemeliharaan kesehatan balita. Pemeliharaan kesehatan balita dapat dilakukan dengan kegiatan posyandu setiap bulan. Posyandu adalah deteksi dini status gizi balita melalui pertumbuhan balita. Pertumbuhan dapat terpantau dengan baik jika ibu aktif dalam program posyandu. Keaktifan ibu mengikuti posyandu dapat dilihat dari jumlah kunjungan ibu ikut posyandu lebih dari 8 kali dalam satu tahun yang tercantum didalam buku KIA. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan keaktifan ibu dalam kunjungan posyandu dengan pertumbuhan balita di Posyandu RW. 10 Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Populasi diambil dengan total sampling didapatkan sampel berjumlah 23 ibu yang memiliki bayi berusia 1 sampai dengan 60 bulan dan buku KIA. Penelitian korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Data dianalisis menggunakan Uji Koefisien Kontingensi C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p value sama dengan 0, 023 kurang dari   a sama dengan 0,05 yang berarti H0 ditolak artinya ada hubungan keaktifan ibu dalam kunjungan posyandu dengan pertumbuhan balita usia 12 sampai dengan 60 bulan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mahbubah, U. P., Mansur, H., & Yuliani, I. (2021). HUBUNGAN KEAKTIFAN IBU DALAM KUNJUNGAN POSYANDU DENGAN PERTUMBUHAN BALITA USIA 12-60 BULAN. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 10(1), 45. https://doi.org/10.31290/jpk.v10i1.2277

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free