Abstract
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perilaku agresivitas komunikasi terhadap remaja pemain game online PUBG Desa Stabat Baru, KAB. Langkat. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif bersifat deskriptif dengan pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi, Informan terdiri dari 6 orang remaja dengan menganalisis data reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi serta menggunakan teknik keabsahan data berupa sumber, teknik dan durasi. Hasil penelitian yaitu: pertama, durasi pemain game online PUBG bervariasi, 3-6 jam bahkan 20 jam perhari. Kedua, remaja mengalami kecanduan game online disebabkan oleh intensitas atau durasi bermain game online yang tidak terkontrol. Ketiga, perilaku agresivitas komunikasi melalui kata kasar, umpatan, cacian, dan ejekkan. Keempat, upaya pencegahan kecanduan game online antara lain attention switching, dissuasion, education, parental monitoring dan resource restriction. Kesimpulan penelitian ini adalah perilaku komunikasi agresivitas terjadi disebabkan dari kekalahan pemain sehingga dengan begitu mudah melontarkan kata- kata kasar kepada lawan bicara dalam permainan game online. Kata kunci: perilaku agresif, komunikasi, PUBG, Remaja
Cite
CITATION STYLE
Annisa Aulia, & Elfi Yanti Ritonga. (2024). Analisis Perilaku Agresitivitas Komunikasi Terhadap Remaja Pemain Game Online PUBG (Playerunknown’s Battlegrouns). G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 8(2), 1037–1047. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i2.5907
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.