Konsep Cinta Menurut Erich Fromm; Upaya Menghindari Tindak Kekerasan dalam Pacaran

  • Apriantika S
N/ACitations
Citations of this article
244Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kekerasan dalam pacaran (Dating Violence) merupakan pelecehan fisik, seksual, emosional atau verbal dari pasangan romantik atau seksual. Data terakhir Catatan Tahunan Komnas Perempuan Tahun 2017 menyebutkan, terdapat 16% angka kekerasan dalam pacaran, dengan angka mencapai 1.873 kasus, dan masih terus bertambah. Beberapa faktor menjadi penyebab munculnya kekerasan dalam pacaran, baik dari faktor eksternal (konstruk budaya), maupun faktor internal (individu). Tulisan ini mencoba mengurai tentang bagaimana pemaknaan konsep cinta yang keliru, sebagai basis dari terbentuknya hubungan pacaran yang diskriminatif. Tinjauan tentang hakikat cinta dan bagaimana pemaknaan tentang cinta, dilakukan dengan menggunakan konsep yang dikemukakan oleh Erich Fromm. Kajian ini menjadi penting untuk menjelaskan bagaimana seharusnya  pemaknaan tentang cinta sebagai sebuah proses menjadi (To Be), bukan sebagai tujuan untuk memiliki (To Have). Kajian ini memungkinkan individu lebih bisa memaknai hubungan pacaran dengan konsep cinta yang produkif, sehingga terbebas dari tindak kekerasan dalam pacaran, baik sebagai korban maupun pelaku.

Cite

CITATION STYLE

APA

Apriantika, S. G. (2021). Konsep Cinta Menurut Erich Fromm; Upaya Menghindari Tindak Kekerasan dalam Pacaran. DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi, 10(1), 44–60. https://doi.org/10.21831/dimensia.v10i1.41050

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free