Aplikasi Pemodelan 3D untuk Memprediksi Daerah Rawan Banjir: Studi Kasus Kampus Universitas Indonesia di Depok

  • Whidayanti E
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemodelan 3D merupakan suatu proses dalam menghasilkan objek tiga dimensi yang dapat dipresentasikan dalam bentuk visual. Sistem Informasi Geografi (SIG) memiliki peran dalam memodelkan fenomena hidrologi, seperti kejadian banjir. Banjir dapat menimbulkan dampak signifikan terhadap infrastruktur dan aktivitas masyarakat, termasuk di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok. Pemodelan 3D berbasis SIG menjadi metode yang efektif dalam menganalisis dan memprediksi wilayah dengan potensi banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pemodelan 3D guna memvisualisasikan daerah yang berisiko terendam banjir di area Kampus UI Depok. Metode yang digunakan adalah pengolahan data Digital Elevation Modelling (DEM) dan Triangulated Irregular Network (TIN) sebagai dasar pemodelan genangan banjir tiga dimensi. Proses pemodelan ini mensimulasikan luapan air berdasarkan skenario curah hujan ekstrem dan kapasitas drainase yang tersedia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa area di Kampus UI Depok, terutama sisi utara memiliki potensi terendam banjir saat curah hujan tinggi. Dampak tersebut dapat diminimalisir melalui perancangan strategi mitigasi yang efektif, pengembangan infrastruktur adaptif dan penyusunan kebijakan yang responsif dan berbasis data.

Cite

CITATION STYLE

APA

Whidayanti, E. (2025). Aplikasi Pemodelan 3D untuk Memprediksi Daerah Rawan Banjir: Studi Kasus Kampus Universitas Indonesia di Depok. Journal of Geographical Sciences and Education, 3(2), 220–228. https://doi.org/10.69606/geography.v3i2.215

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free