Abstract
Penelitian ini membahas mengenai kebangkrutan perbankan pada Bank Swasta Nasional Devisa yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya masyarakat yang menggunakan jasa perbankan sebagai alat pembayaran. Untuk itu bank harus selalu dalam keadaan sehat agar mampu menjalankan fungsinya dengan baik dan terhindar dari kebangkrutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Jumlah populasi sebanyak 44 bank yang terdaftar di BEI tahun 2015 – 2017. Sampel yang diambil sebanyak 17 bank swasta nasional devisa. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kesehatan bank. Sedangkan variabel independent yang digunakan dalam penelitian ini adalah CAR, NPL, ROE, ROA, LDR, dan BOPO. Metode pengumpulan data menggunakan metode sekunder. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Linear Berganda dengan menggunakan software SPSS 23. Hasil menunjukkan variabel CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap kebangkrutan bank dengan nilai signifikan 0,079. Variabel NPL berpengaruh terhadap kebangkrutan bank dengan nilai signifikan 0,019. Varianel ROE tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kebangkrutan bank dengan nilai signifikan 0,644. Variabel ROA berpengaruh terhadap kebangkrutan bank dengan nilai signifikan 0,019. Varianel LDR tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kebangkrutan bank dengan nilai signifikan 0,580. Variabel BOPO berpengaruh terhadap kebangkrutan bank dengan nilai signifikan 0,037
Cite
CITATION STYLE
Khayatun, S., & Ambarwati, Y. T. (2022). ANALISIS PREDIKSI KEBANGKRUTAN BANK SWASTA NASIONAL YANG TERDAFTAR DI BEI (Periode Tahun 2015 – 2019). BISMA: Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 16(3), 183. https://doi.org/10.19184/bisma.v16i3.36745
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.