Abstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan di Kota Kendari. Salah satu strategi pencegahannya ialah melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal dengan dukungan kader posyandu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam pengolahan, penyajian, edukasi gizi, dan pendampingan keluarga balita. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan on-the-job terhadap 30 kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Mata. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi keterampilan. Data hasil pre-test dan post-test dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan peningkatan skor pengetahuan peserta, sedangkan hasil observasi dan wawancara dianalisis secara kualitatif untuk mengetahui perubahan perilaku dan kemampuan praktik kader. Data disajikan dalam bentuk tabel dan narasi yang menjelaskan capaian peningkatan kapasitas kader Posyandu. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan kader dari 62,4 menjadi 88,6, serta keterampilan dalam pengolahan pangan lokal dan edukasi gizi meningkat signifikan. Kegiatan ini efektif memperkuat peran kader posyandu dalam pelaksanaan PMT lokal sesuai Petunjuk Teknis Kemenkes 2023 sebagai upaya percepatan penurunan stunting.
Cite
CITATION STYLE
Rosnah, R., Yunanci V. Gobel, S., Ahmad, Sake, R., Irma, R., Fathurrahman, T., … Syahrianti. (2025). Pendampingan Kader Posyandu Pada Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal di Puskesmas Mata Kota Kendari. Jurnal Inovasi, Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat, 5(2). https://doi.org/10.36990/jippm.v5i2.1785
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.