Pelatihan Baca Tulis Arab Pegon Bagi Santri Madrasah Diniyah di Pesantren Bustanu Usyaqil Qur’an Kaliwungu Ngunut Tulungagung

  • Tika T
  • Fudhaili A
  • Amrullah A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
113Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pegon arabic reading writing and the kitab kuning are two things that must go hand in hand. Mastery of absolute pegon arabic reading and writing is necessary for learning the kitab kuning. The purpose of the pegon arabic reading and writing training at the Bustanu Usyaqil Qur'an Islamic boarding school is to provide students with mastery and skills in studying the kitab kuning who will graduate from the Ula level (dirasah qur'aniyah). This activity uses a participatory action research (PAR) approach through training methods and learning assistance with the stages: initial mapping, building relationships with the community, participatory mapping, developing movement strategies, implementing change actions, evaluating and reflecting. From the training that has been given, the students master the pegon arabic writing pattern and they can apply it in giving the meaning of the kitab as well as being able to read it correctly. Thus the pegon arabic reading and writing training at the Bustanu Usyaqil Qur'an Islamic boarding school is a provision for students at the Ula level (dirasah qur'aniyah) to master the Javanese pegon arabic reading and writing skills so that they are ready to take part in the study of the kitab kuning.   Baca tulis arab pegon dan kitab kuning adalah dua hal yang harus berjalan beriringan. Untuk mempelajari kitab kuning, penguasaan terhadap baca tulis arab pegon mutlak dibutuhkan. Tujuan pelatihan baca tulis arab pegon di pondok pesantren Bustanu Usyaqil Qur’an adalah memberikan bekal penguasaan dan keterampilan dalam mengkaji kitab kuning bagi santri yang akan lulus dari tingkat Ula (dirasah qur’aniyah). Pengabdian ini menggunakan pendekatan participatory action research (PAR) melalui metode pelatihan dan pendampingan belajar dengan tahapan: pemetaan awal, membangun hubungan dengan masyarakat, pemetaan partisipatif, penyusunan strategi gerakan, pelaksanaan aksi perubahan, evaluasi dan refleksi. Dari pelatihan yang telah diberikan, para santri menguasai pola penulisan arab pegon dan mereka bisa menerapkannya dalam pemaknaan kitab sekaligus mampu membacanya dengan benar. Dengan demikian pelatihan baca tulis arab pegon di pondok pesantren Bustanu Usyaqil Qur’an menjadi bekal santri pada tingkat Ula (dirasah qur’aniyah) menguasai keterampilan baca tulis arab pegon jawa sehingga mereka memiliki kesiapan dalam mengikuti kajian kitab kuning yang diberikan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tika, T. M., Fudhaili, A., Amrullah, A. F., Mardiyana, A., & Nuha, M. A. U. (2023). Pelatihan Baca Tulis Arab Pegon Bagi Santri Madrasah Diniyah di Pesantren Bustanu Usyaqil Qur’an Kaliwungu Ngunut Tulungagung. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 45–56. https://doi.org/10.61231/jp2m.v1i1.38

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free