TEKNIK PENGENDALIAN GULMA PADA PERTUMBUHAN MERANTI MERAH (SHOREA JOHORENSIS) DI KHDTK LABANAN, BERAU, KALIMANTAN TIMUR

  • Ngatiman N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengendalian gulma sangat diperlukan dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan teknik pengendalian gulma yang terbaik dan jenis-jenis gulma pada tanaman Shorea johorensis. Variabel respon dalam penelitian ini adalah pertumbuhan tinggi dan diameter per enam bulan dan variabel penduga adalah teknik pengendalian gulma pola lajur (P1), pola lajur + mulsa (P2), pola melingkar setempat (P3), pola melingkar setempat + mulsa (P4) dan kontrol (P0), kelas sinar rumpang dan naung, dan komponen geomorfik lembah, lereng dan punggung. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tanaman S. johorensis semua perlakuan tidak berbeda nyata atau memberikan pengaruh yang sama per enam bulan. Pada tanaman S. johorensis lebar jalur 5 meter lebih baik daripada lebar 3 meter. Tanaman S. johorensis pada rumpang dan naung tidak berbeda nyata dan komponen geomorfik tidak berbeda nyata. Pada tanaman S. johorensis jenis gulmanya terdapat 85 jenis gulma. Jenis gulma yang merugikan pada tanaman S. johorensis adalah A. trinervis, Aristolochia tagala, Cryptocarya crassinervia, Limacia ceracifera, Lygodium circinnatum, Merremia umbellata, Mikania micrantha dan Millettia spendidissima. Kata

Cite

CITATION STYLE

APA

Ngatiman, N., & Fajri, M. (2016). TEKNIK PENGENDALIAN GULMA PADA PERTUMBUHAN MERANTI MERAH (SHOREA JOHORENSIS) DI KHDTK LABANAN, BERAU, KALIMANTAN TIMUR. Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa, 2(2), 49–56. https://doi.org/10.20886/jped.2016.2.2.49-56

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free