Kajian Regionalisasi Tempat Pemerosesan Akhir (TPA) Sampah Menggunakan Metoda Analisis SWOT (Studi Kasus TPA Benowo Surabaya)

  • Sarbidi S
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Lahan untuk tempat pembuangan akhir (TPA) sampah mulai sulit diperoleh, terutama di wilayah kota besar dan metropolitan. Pengelola harus membuangnya ke dalam TPA kota lain. Beberapa kota telah merintis kerjasama regionalisasi TPA, tetapi banyak yang belum terlaksana secara optimal. Kaitan dengan itu telah dianalisis data dan informasi regionalisasi pen gelolaan TPA Benowo Surabaya. Metodologi pelaksanaannya dimulai dengan identifikasi permasalahan, pengolahan data sekunder dan data primer menggunakan teknik analisis manajemen SWOT (strengths, weaknesses, opportunities and threats). Analisis ini men ghasilkan faktor kunci keberhasilan (FKK) dan peta kekuatan organisasi berada pada kwadran-2. Oleh karena itu perlu mendayagunakan kekuatan lingkungan internal organisasi saat ini, dan men gantisipasi ancaman dari lingkungan eksternal. Selain itu, analisis menghasilkan beberapa tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, program, dan beberapa kegiatan. Supaya TPA regional lebih realistik, masing-masing pihak terkait, perlu menetapkan dan menyepakati skenario kerjasama, secara bersama-sama, dan disusun berdasarkan teknik analisis manajemen memanfaatkan sumber daya masing-masing

Cite

CITATION STYLE

APA

Sarbidi, S. (2008). Kajian Regionalisasi Tempat Pemerosesan Akhir (TPA) Sampah Menggunakan Metoda Analisis SWOT (Studi Kasus TPA Benowo Surabaya). Jurnal Permukiman, 4(1), 1. https://doi.org/10.31815/jp.2009.4.1-9

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free