Pemodelan Spasial Resiko Kebakaran Hutan (Studi Kasus Provinsi Jambi, Sumatera)

  • Widodo R
N/ACitations
Citations of this article
142Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Minimnya informasi dan referensi mengenai resiko kebakaran hutan menyebabkan tindakanpengendalian kebakaran hutan di Jambi tidak terlaksana secara efektif dan efisien. Oleh karena itudiperlukan suatu model resiko kebakaran hutan berbasis faktor-faktor penyebab kebakaran sebagaisuatu inovasi alternatif dalam mendukung pengendalian kebakaran hutan. Analisis regresi liniervariabel prediktor biofisik dan perilaku manusia (antropogenik) terhadap kejadian kebakaran hutan diJambi menunjukkan pengaruh signifikan sebesar 80,5% dengan bentuk persamaan: Y = 2,380 - 0,02 X1+ 2,45 X2 - 0,67 X3 – 1,07 X4 – 0,79 X5 - 0,32 X6 - 0,18 X7 + 1,17 X8. Analisis confussion matrixmenegaskan akurasi model spasial resiko kebakaran hutan yang terbentuk dengan tingkat akurasi80,24% dan secara spasial sebagian besar wilayah Provinsi Jambi termasuk dalam kategori risikotinggi kebakaran hutan.Kata kunci: pengendalian kebakaran hutan, Model spasial resiko kebakaran hutan

Cite

CITATION STYLE

APA

Widodo, R. B. (2014). Pemodelan Spasial Resiko Kebakaran Hutan (Studi Kasus Provinsi Jambi, Sumatera). JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA, 10(2), 127. https://doi.org/10.14710/pwk.v10i2.7643

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free