Peran Orang Tua dalam Menanamkan Perilaku Sopan Santun pada Anak Usia Dini

  • Srihandayani P
  • Nurjan S
  • Kristiana D
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Anak usia dini cenderung meniru perilaku orang-orang di sekitarnya, terutama keluarga. Perilaku sopan santun anak sangat ditentukan  oleh orang tua yang menjadi pendidik utama. Tujuan penulisan ini ialah untuk mendiskripsikan bagaimana peran orang tua dalam menanamkan perilaku sopan santun di usia dini dan strategi yang digunakan untuk melakukannya. Penelitian dilakukan di TK Krajan 1 Kecamatan Parang Kabupaten Magetan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai bagian dari metodologi penulisan deskriptif kualitatif. Analisis data, reduksi, penyajian, dan pengambilan kesimpulan digunakan dalam proses analisis. Temuan penulisan menunjukkan bahwa orang tua mempunyai tugas penting dalam menumbuhkan perilaku sopan  santun dengan berperan sebagai pengawas, panutan, motivator, dan penasihat. Cara yang dapat dilakukan antara lain mengajarkan anak untuk menggunakan kata "tolong," "maaf," dan "terima kasih," menunjukkan contoh di dunia nyata, dan berkomunikasi dengan pendidik untuk mengawasi perilaku anak secara konsisten. strategi yang paling menonjol dalam data tersebut ialah kebiasaan dan panutan. Hasil ini menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua secara teratur dan aktif mempunyai tugas penting dalam menanamkan perilaku sopan santun anak sejak usia dini. Dengan demikian, perilaku sopan  santun anak dalam kehidupan sehari-hari benar-benar didasarkan pada peran yang dimainkan orang tua.

Cite

CITATION STYLE

APA

Srihandayani, P., Nurjan, S., & Kristiana, D. (2025). Peran Orang Tua dalam Menanamkan Perilaku Sopan Santun pada Anak Usia Dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 1247–1258. https://doi.org/10.37985/murhum.v6i2.1552

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free