Abstract
Burnout merupakan keadaan kelelahan secara mental, fisik, dan emosional yang terjadi akibat stres dalam waktu yang cukup panjang yang dapat menyebabkan menurunnya prestasi kerja. Individu dengan tingkat burnout rendah tandanya dapat mengenali dan mengelola emosi yang dirasakan oleh diri sendiri sehingga dapat memotivasi diri sendiri ketika muncul burnout. Kemampuan dalam mengenali dan mengelola emosi diri serta memotivasi diri sendiri merupakan ciri-ciri dari kecerdasan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dengan burnout pada guru bersertifikasi di SMA Negeri Kecamatan Bojonegoro. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 128 guru dengan sampel penelitian 64 guru. Penentuan sample penelitian menggunakan cluster random sampling yaitu melakukan randomisasi terhadap kelompok. Pengumpulan data menggunakan Skala Kecerdasan Emosi dan Skala Burnout yang masing-masing terdiri dari 35 aitem dengan nilai α = .91 pada kedua variabel. Analisa data menggunakan analisis regresi sederhana yang menunjukkan hasil rxy = -.90 pada p = .000 (p
Cite
CITATION STYLE
Avionela, F., & Fauziah, N. (2017). HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DENGAN BURNOUT PADA GURU BERSERTIFIKASI DI SMA NEGERI KECAMATAN BOJONEGORO. Jurnal EMPATI, 5(4), 687–693. https://doi.org/10.14710/empati.2016.15440
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.