Bagaimana mengurangi mortalitas dan morbiditas jamaah haji selama menunaikan ibadah: mengubah mindset persyaratan kesehatan haji

  • Aminuzzab A
  • Anggraini R
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan: Setiap tahun kurang lebih 2-3 juta umat muslim dari 180 negara berkunjung ke Tanah Suci di Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji, perayaan ibadah tersebut merupakan salah satu pertemuan massal terbesar di dunia. Proses ibadah haji menimbulkan tantangan kesehatan global dan keselamatan umat dengan terekposnya  risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh variabilitas musiman ketika haji terjadi selama bulan-bulan musim panas. Secara khusus jamaah haji yang berkunjung ke Arab Saudi mempunyai resiko tinggi terhadap penyakit akibat panas, cedera dan kelelahan akibat panas dan berdesak desakan yang saat itu suhunya bisa mencapai 48,7 0C. Pada musim haji 2015 dilakukan 2.200 prosedur dialisis ginjal, 27 operasi jantung terbuka, 688 op erasi kateterisasi jantung dan tujuh Persalinan. Penyakit menular sangat berpotensi mudah menyebar pada situasi pertemuan massal yang sangat padat, terutama dari Negara endemik ke seluruh dunia. Studi ini untuk menemukan solusi problem kesehatan selama menunaikan ibadah haji. Metode: Literature review untuk menentukan faktor resiko, morbiditas, mortalitas dan solusinya selama menunaikan ibadah haji. Explore journal dengan google scholar dengan kata kunci Hajj, mass gathering, travel health. Hasil: ecara umum faktor resiko yang dihadapi jamaah haji yaitu Comunicable Diseases meliputi Meningitis, Infekasi saluran Nafas, Diare, infeksi kulit, penyakit tular darah dan penyakit infeksi emerging. Non Communicable Diseases : penyakit kardiovaskuler, trauma, luka bakar, sengatan panas dan luka tajam. NCDs  menjadi beban berat 64 % yang dirawat ICU adalah penyakit kardiovaskuler dan 46-66 % penyebab kematian jamaah. Diperlukan perubahan mindset bahwa persyaratan kemampuan kesehatan harus terapakan. Diperlukan skrining , treatment dan penilaian kelayakan sebelum keberangkatan. Simpulan: Kesepakatan penetapan persyaratan kesehatan jamaah haji perlu komitmen serius dari  stakeholders baik nasional maupun internasional untuk mengurangi morbiditas, mortalitas, dan beban terkait. Dari sudut pandang agama, haji hanya diwajibkan bagi mereka yang secara fisik dan finansial mampu melakukannya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aminuzzab, A., & Anggraini, R. D. (2018). Bagaimana mengurangi mortalitas dan morbiditas jamaah haji selama menunaikan ibadah: mengubah mindset persyaratan kesehatan haji. Berita Kedokteran Masyarakat, 12. https://doi.org/10.22146/bkm.37646

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free