Abstract
Riset ini dimaksudkan guna mencari tahu aspek permasalahan peserta didik dalam berbicara menggunakan bahasa Inggris di SMKS Kristen Torsina Sanggau. Ini merupakan riset deskriptif melalui cara survey. Instrument yang dipakai pada riset ini yakni angket yang memuat 27 persoalan tertutup. Populasi dalam riset ini adalah 190 peserta didik SMKS Kristen Torsina Sanggau dan sampel dalam riset ini adalah peserta didik mata pelajaran Bahasa Inggris kelas X Akuntansi, X TKJ, XI Akuntansi, XI TKJ, XII Akuntansi dan XII TKJ pada SMKS Kristen Torsina Sanggau semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Adapun jumlah sampelnya yakni sebanyak 90 peserta didik. Informasi yang telah dikumpulkan dianalisis memakai rasio likert guna mengenali masalah yang dihadapi peserta didik dalam berdialog menggunakan bahasa Inggris didalam kelas. Hasil analisa data membuktikan kalau terdapat 2 aspek permasalahan peserta didik dalam berdialog menggunakan bahasa Inggris. Yang pertama adalah faktor bahasa, yaitu: pengucapan, tata Bahasa dan kosakata. Faktor keduanya adalah faktor psikologis yaitu: kurang percaya diri, rasa malu, kecemasan dan motivasi. Salah satu permasalahan peserta didik dalam berdialog menggunakan Bahasa Inggris ialah kuatir di tertawakan dikala membuat kekeliruan dalam artikulasi, kerumitan dalam membuat sebuah perkataan serta pemakaian tenses, kerumitan dalam memakai perbendaharaan kata yang sesuai dan khawatir kalau-kalau dipermalukan didepan umum. Dapat disimpulkan bahwa, aspek bahasa serta aspek psikis berkontribusi pada permasalahan peserta didik dalam berdialog menggunakan bahasa Inggris pada mata pelajaran Bahasa Inggis di SMKS Kristen Torsina Sanggau.
Cite
CITATION STYLE
Sanggau, G., Astuti, I., & Enawaty, E. (2023). ANALISIS KESULITAN SISWA BERBICARA MENGGUNAKAN BAHASA INGGRIS DI SMKS KRISTEN TORSINA SANGGAU. JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, 11(2), 139–144. https://doi.org/10.37081/ed.v11i2.4665
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.