Abstract
Trietanolamin merupakah salah satu emulgator yang banyak ditambahkan pada sediaan losion. Losion yang menggunanakan trietanolamin cenderung memiliki stabilitas yang baik. Namun penggunaan trietanolamin sebagai bahan tambahan memiliki resiko munculnya iritasi pada permukaan kulit saat digunakan secara topikal. Penelitian mengenai pemanfaatan ekstrak daun sirih dalam produk topikal diketahui memiliki manfaat sebagai antibakteri, antiinflamasi dan antioksidan. Tujuan penelitian ini mengetahui sifat fisik dan efek iritan losion esktrak daun sirih dengan penggunaan trietanolamin pada konsentrasi 2,5; 3 dan 3,5%. Hasil penelitian menunjukkan losion yang dihasilkan bersifat homogen dan tekstur cair kental, daya sebar berada pada rentang 5,37-5,83 cm, pH 7,17-7,4, daya lekat 5,37-7,33 detik dan viskositas 2.312,30 - 3.334,8 cP. Hasil pengujian stabilitas yang dilakukan dengan metode cycling test menunjukkan sediaan losion stabil selama penyimpanan. Pengujian iritasi yang dilakukan membuktikan trietanolamin yang digunakan dalam formulasi losion esktrak daun sirih tidak menunjukan adanya iritasi dengan nilai indeks iritasi primer 0,0.
Cite
CITATION STYLE
Nawangsari, D., Prabandari, R., & Kurniasih, K. indah. (2023). Uji Stabilitas dan Uji Iritasi Lotion Esktrak Daun Sirih dengan Variasi Konsentrasi Trietanolamin. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 6(2), 370–380. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v6i2.100
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.