Abstract
Air Terjun Nungnung merupakan salah satu tempat wisata dekat Desa Pelaga, salah satu destinasi wisata Kabupaten Badung di Kecamatan Petang. Desa Pelaga dikategorikan oleh BPBD Kabupaten Badung sebagai salah satu daerah rawan bencana longsor. Hal ini juga diperkuat dengan data sensus penduduk di Desa Pelaga Banjar Nungnung. Mitigasi bencana tanah longsor berbasis masyarakat dapat dipraktikkan dengan cara ini. Strateginya adalah sosialisasi dan simulasi. Melalui sosialisasi, masyarakat diharapkan dapat mengetahui lebih dalam mengenai risiko bencana tanah longsor dan gempa bumi. Analisis terhadap data sebelum dan sesudah tes mengungkapkan pengetahuan masyarakat umum mengalami peningkatan. BPBD, Forum PRB, warga setempat, pemandu wisata, seka truna – truni (pemuda) Banjar Nungnung, Bendesa Adat Banjar Nungnung, dan mahasiswa KKN – PPM Universitas Internasional Bali merupakan beberapa pemangku kepentingan yang hadir dalam simulasi tersebut. Masyarakat kini memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kesiapsiagaan bencana, khususnya dalam hal kewaspadaan dan kesiapan mengambil tindakan segera jika terjadi bencana tanah longsor.
Cite
CITATION STYLE
Biomi, A. A., Haryawan, I. G. A., Prihastini, K. A., Negara, N. L. G. M., Kusuma, M. A. P. N., & Sulistyawati, N. P. E. (2024). Mitigasi Bencana Alam Tanah Longsor Pada Nungnung Waterfall Desa Pelaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(1), 551–560. https://doi.org/10.33379/icom.v4i1.4135
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.