Mitigasi Bencana Alam Tanah Longsor Pada Nungnung Waterfall Desa Pelaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung

  • Biomi A
  • Haryawan I
  • Prihastini K
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
110Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Air Terjun Nungnung merupakan salah satu tempat wisata dekat Desa Pelaga, salah satu destinasi wisata Kabupaten Badung di Kecamatan Petang. Desa Pelaga dikategorikan oleh BPBD Kabupaten Badung sebagai salah satu daerah rawan bencana longsor. Hal ini juga diperkuat dengan data sensus penduduk di Desa Pelaga Banjar Nungnung. Mitigasi bencana tanah longsor berbasis masyarakat dapat dipraktikkan dengan cara ini. Strateginya adalah sosialisasi dan simulasi. Melalui sosialisasi, masyarakat diharapkan dapat mengetahui lebih dalam mengenai risiko bencana tanah longsor dan gempa bumi. Analisis terhadap data sebelum dan sesudah tes mengungkapkan pengetahuan masyarakat umum mengalami peningkatan. BPBD, Forum PRB, warga setempat, pemandu wisata, seka truna – truni (pemuda) Banjar Nungnung, Bendesa Adat Banjar Nungnung, dan mahasiswa KKN – PPM Universitas Internasional Bali merupakan beberapa pemangku kepentingan yang hadir dalam simulasi tersebut. Masyarakat kini memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kesiapsiagaan bencana, khususnya dalam hal kewaspadaan dan kesiapan mengambil tindakan segera jika terjadi bencana tanah longsor.

Cite

CITATION STYLE

APA

Biomi, A. A., Haryawan, I. G. A., Prihastini, K. A., Negara, N. L. G. M., Kusuma, M. A. P. N., & Sulistyawati, N. P. E. (2024). Mitigasi Bencana Alam Tanah Longsor Pada Nungnung Waterfall Desa Pelaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(1), 551–560. https://doi.org/10.33379/icom.v4i1.4135

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free