Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan kejelasan, kealamiahan/kewajaran terjemahan dongeng Haensel und Gretel, pengekspresian emosi, dan untuk mendeskripsikan gaya bahasa yang terdapat di dalamnya. Data dikumpulkan dengan analisis dokumen dan dianalisis melalui tiga tahap utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam terjemahan dongeng Haensel und Gretel terdapat (a) bentuk-bentuk bahasa: kata, frase, dan kalimat yang tidak mudah dipahami dan ambigu sehingga pesan yang ingin disampaikan tidak jelas/tidak begitu jelas; (b) bentuk-bentuk yang tidak wajar, bentuk-bentuk yang mungkin benar dari segi tatabahasa, tetapi tidak lazim digunakan; (c) pengekspresian emosi ditunjukkan melalui kata, frase, dan kalimat yang menggambarkan kemarahan, ketakutan, kesedihan, kesenangan, dan ketenangan tokoh-tokoh ceritanya; (d) terdapat lima gaya bahasa, yaitu simile, hiperbola, asonansi, repetisi, dan personifikasi. Kata
Cite
CITATION STYLE
Rosyidah, R., Kurniawan, D., & Nur Aini, D. (2017). AKSEPTABILITAS TERJEMAHAN DONGENG HAENSEL UND GRETEL. Bahasa Dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni Dan Pengajarannya, 45(1), 064–075. https://doi.org/10.17977/um015v45i12017p064
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.