Pengaruh Katalis NaOH Terhadap Proses Metilasi Senyawa Brazilein Pada Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan linn)

  • Ulma Z
  • Rahayuningsih E
  • Wahyuningsih T
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Reaksi metilasi adalah reaksi penggantian atom atau molekul dengan gugus metil. Beberapa parameter yang mempengaruhi proses metilasi antara lain rasio bahan dan waktu metilasi, namun hasil metilasi tidak optimal. Pada penelitian ini dilakukan penambahan katalis pada proses metilasi. Penambahan katalis berpengaruh terhadap peningkatan stabilitas warna ekstrak secang terhadap perubahan pH. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsentrasi katalis 0; 0,002; 0,01; 0,02; dan 0,04 mol/mL. Parameter yang diuji meliputi stabilitas terhadap pH (2, 3, 5, 7, dan 10) dan degradasi warna terhadap oksidator. Konsentrasi katalis penambahan terbaik adalah pada kisaran 0,002 hingga 0,01 mol/mL. Selain itu, adanya katalis NaOH dalam proses metilasi ekstrak secang juga dapat mengurangi degradasi warna yang disebabkan oleh adanya oksidator.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ulma, Z., Rahayuningsih, E., & Wahyuningsih, T. D. (2022). Pengaruh Katalis NaOH Terhadap Proses Metilasi Senyawa Brazilein Pada Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan linn). Jurnal Teknik Terapan, 1(1), 1–4. https://doi.org/10.25047/jteta.v1i1.6

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free