Abstract
Industri perbankan memegang peranan penting dalam pembangunan perekonomian Indonesia, sebagai lembaga intermediasi antara pihak yang memiliki kelebihan dana dengan pihak yang memerlukan dana. Dalam kegiatan operasional bank, risiko kredit, pengelolaan likuiditas, dan permodalan dapat dikatakan memiliki potensi risiko yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh risiko kredit, likuiditas, dan permodalan terhadap kinerja perbankan. Kinerja bank dapat dijadikan dasar untuk mengukur apakah bank telah melakukan aktivitas manajemen sesuai dengan aturan perbankan yang sehat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Populasi dalam penelitian ini adalah 43 Bank Umum Konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018 sampai 2020. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah metode purposive sampling yaitu metode pengambilan sampel berdasarkan kriteria-kriteria dan pertimbangan tertentu. Sampel pada penelitian ini yaitu 38 perusahaan perbankan. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa risiko kredit berpengaruh negatif terhadap kinerja perbankan, sedangkan likuiditas berpengaruh positif terhadap kinerja perbankan dan permodalan berpengaruh positif terhadap kinerja perbankan
Cite
CITATION STYLE
Jayanti, P. K., & Panji Sedana, I. B. (2023). PENGARUH RISIKO KREDIT, LIKUIDITAS DAN PERMODALAN TERHADAP KINERJA PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA. E-Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana, 1645. https://doi.org/10.24843/eeb.2023.v12.i08.p17
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.