Peningkatan Kapasitas Pemuda Muhammadiyah dalam Respon Tanggap Bencana

  • Suciana F
  • Nurhidayati I
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mengatasi bencana memerlukan adanya keberadaan relawan. Relawan merupakan modal sosial dan asset yang berharga dalam tanggap darurat bencana. Beberapa permasalahan yang teridentifikasi pada calon relawan yang berasal dari pemuda Muhammadiyah diantaranya: belum memahami dengan baik sumber bahaya lingkungan yang rawan bencanar; kurang memahami manajemen bencana dan implikasinya pada relawan; belum mengerti sistem komando dan komunikasi dalam tanggap darurat bencana belum memiliki kemampuan perancanaan untuk selamat jika terjadi bencana;  belum mengetahui cara menentukan upaya pertolongan pertama pada diri sendiri dan atau orang sekitarnya pada pasca bencana. Lembaga Mitra yang akan bekerjasama dengan tim pengusul kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah Muhammadiyah Disaster Manajemen Center Kabupaten Klaten. Metode pelatihan yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi, dan simulasi bencana. Pelatih/fasilitator pelatihan dari MDMC Kabupaten Klaten dan Dosen Stikes Muhammadiyah Klaten. Hasil: pengetahuan, ketrampilan meningkat dan simulasi berjalan bencana terpadu terlaksana.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suciana, F., & Nurhidayati, I. (2023). Peningkatan Kapasitas Pemuda Muhammadiyah dalam Respon Tanggap Bencana. SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 16. https://doi.org/10.26714/sjpkm.v3i1.12380

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free