Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelimpahan dan keragaman Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dari lahan sawah serta mendapatkan isolat unggul yang mampu mendukung pertumbuhan dan vigor bibit tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman dari bulan Juli sampai September 2017. Bakteria diisolasi dari rhizosfer tanaman padi di wilayah Kebasen, Rawalo, Patikraja, Jatilawang dan Karangwangkal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PGPR indigenous tanah sawah mampu menghasilkan Indol Acetic Acid (IAA) pada kisaran 0.05-5.40 ppm, tetapi tidak memiliki kemampuan dalam pelarutan Pospat. Inokulasi benih padi dengan PGPR mampu meningkatkan vigor bibit, tinggi tanaman, panjang akar, dan daya kecambah. Berdasarkan karakter morfologi dan biokimia, PGPR teridentifikasi sebagai Bacillus sp., Pseudomonas sp., Streptococcus sp., and Staphylococcus sp.
Cite
CITATION STYLE
Purwanto, P., Agustono, T., Widjonarko, B. R., & Widiatmoko, T. (2019). Indol Acetic Acid Production of Indigenous Plant Growth Promotion Rhizobacteria from Paddy Soil. Planta Tropika: Journal of Agro Science, 7(1). https://doi.org/10.18196/pt.2019.087.1-7
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.