Analisis Beban Kerja Kognitif Mahasiswa Pada Saat Transisi Perkuliahan dari Online Ke Offline

  • Mauluddin Y
  • Fahmi D
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Transisi metoda perkuliahan dari Online yang sudah berlangsung dua tahun, kembali ke metoda pekuliahan Offline berdampak pada mahasiswa yang mengalami beban kerja pada saat melaksanakannya.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja mental mahasiswa pada saat transisi perkuliahan Online ke Offline kemudian dibandingkan dengan saat perkuliahan dilaksanakan normal Offline. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metoda Nasa-TLX. Hasil Penelitian menunjukan bahwa transisi perkuliahan Online ke Offline mahasiswa mengalami beban kerja mental yang tinggi dengan nilai rata-rata WWL 66,33% sedangkan pada saat perkuliahan normal Offline mengalami penurunan dengan nilai rata-rata WWL 60,84%. Hal tersebut menunjukan bahwa mahasiswa mulai terbiasa dengan kuliah Offline. Rekomendasi perbaikan yakni perkuliahan dilaksanakan secara Offline karena banyak hal positif yang didapat oleh mahasiswa. Hal tersebut saling berkesinambungan antara hasil pengolahan Nasa-TLX, hal yang dirasakan mahasiswa selama perkuliahan Online transisi dan Offline, serta pendapat mahasiswa mengenai perkuliahan yang ideal. Sebagai bentuk persiapan bilamana nantinya terjadi perubahan sistem perkuliahan kembali, lakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada mahasiswa serta memberikan perlakuan khusus dengan cara transisi secara bertahap agar mahasiswa beradaptasi dengan baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mauluddin, Y., & Fahmi, D. (2025). Analisis Beban Kerja Kognitif Mahasiswa Pada Saat Transisi Perkuliahan dari Online Ke Offline. Jurnal Kalibrasi, 22(2), 17–28. https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.22-2.1254

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free