Aktivitas imunostimulan ekstrak bawang putih tunggal pada mencit yang diinduksi Escherichia coli

  • Agnesa O
  • Susilo H
  • Lestari S
N/ACitations
Citations of this article
172Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bawang putih tunggal telah banyak digunakan masyarakat sebagai obat tradisional salah satunya untuk meningkatkan stamina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak bawang putih tunggal sebagai imunostimulan melalui pengujian aktivitas dan kapasitas fagositosis makrofag serta berat limpa mencit (Mus musculus) yang diinduksi dengan bakteri Escherichia coli. Mencit jantan (Balb-C, umur 12 minggu, BB 20 ± 5 g) diberi ekstrak bawang putih tunggal selama 28 hari berturut-turut dengan dosis ekstrak bawang putih tunggal N 0%, P1 0,25%, P2 0,5%, P3 1%, dan P4 2% yang diberikan sekali sehari. Pada hari ke 29, mencit diinduksi dengan bakteri E.coli yang diberikan secara intraperitoneal (1 mL, 1,5 x 105 cfu/mL). Aktivitas fagositosis makrofag dihitung dari sediaan apusan cairan peritoneum. Ekstrak bawang putih tunggal meningkatkan jumlah dan kapasitas makrofag aktif secara nyata pada perlakuan P2, P3, dan P4 (p=0,000;α=0,05) dengan berat limpa yang berbeda secara signifikan (p=0,000;α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi ekstrak bawang putih tunggal yang diberikan maka semakin tinggi pula aktivitas dan kapasitas fagositosis makrofagnya dengan berat limpa yang semakin kecil

Cite

CITATION STYLE

APA

Agnesa, O. S., Susilo, H., & Lestari, S. R. (2017). Aktivitas imunostimulan ekstrak bawang putih tunggal pada mencit yang diinduksi Escherichia coli. Pharmaciana, 7(1), 105. https://doi.org/10.12928/pharmaciana.v7i1.6007

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free