Abstract
Latar Belakang: Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan perkembangan saraf yang ditandai dengan defisit dalam komunikasi sosial dan adanya minat terbatas serta perilaku berulang. Anak ASD umumnya memiliki perilaku agresif, agresi berkaitan dengan emosi dan kontrol perilaku. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kemampuan komunikasi dan sosial dengan perilaku agresif pada anak Autism Spectrum Disorder (ASD). Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan adalah Studi Korelasi dengan rancangan penelitian Cross-Sectional pada populasi 97 orang tua anak ASD sebagai responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang tergabung dalam Peduli ASD Research Center. Penggumpulan data dilakukan secara online dengan menggunakan google form. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu instrumen baku Social Communication Questionnaire (SCQ) dan instrumen baku Overt Aggression Scale (OAS). Uji statistik bivariat penelitian ini menggunkan Spearmen Correlation. Hasil: berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa hubungan yang signifikan antara kemampuan komunikasi dan sosial dengan perilaku agresif anak ASD dengan nilai 0,919 atau p-value > 0,05. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan komunikasi dan sosial dengan perilaku agresif anak ASD.
Cite
CITATION STYLE
Herdianti, P. D., Lestari, N. E., & Yuliza, E. (2024). Kemampuan Komunikasi dan Sosial serta Hubungannya dengan Perilaku Agresif pada Anak Autism Spectrum Disorder (ASD) di Peduli ASD Research Center Tahun 2022. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 3(3), 1123–1130. https://doi.org/10.53801/oajjhs.v3i3.238
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.