Abstract
Pendahuluan: Masyarakat cenderung berkunjung ke fasilitas kesehatan gigi hanya saat terdapat keluhan sehingga minat masyarakat rendah. Hal tersebut akibat kurangnya kesadaran masyarakat untuk berobat menyebabkan kesehatan gigi dan mulut yang kurang baik dan berhubungan dengan persepsi. Persepsi yang baik akan menimbulkan minat, jika terdapat manfaat bagi dirinya maka seseorang berminat untuk melakukannya. Minat pasien untuk berobat dapat disebabkan karena akses dan jarak fasilitas kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis korelasi persepsi masyarakat tentang kesehatan gigi dan mulut terhadap minat berobat ke dokter gigi. Metode: Jenis penelitian adalah studi cross sectional dengan total responden 100 orang yang diambil menggunakan teknik Purposive Sampling. Besar sampel minimal yang diperlukan yaitu sebanyak 92 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dilakukan analisis menggunakan uji korelasi spearman. Kuesioner tersebut terdiri dari 15 pernyataan mengenai kesehatan gigi dan mulut dan 15 pernyataan terkait minat berobat, kemudian disebarluaskan secara offline secara tatap muka. Uji statistik yang digunakan adalah korelasi Spearman. Hasil: terdapat korelasi persepsi masyarakat tentang kesehatan gigi dan mulut terhadap masyarakat untuk minat berobat ke dokter gigi, dengan nilai p adalah 0,001 dan nilai koefisien korelasi adalah 0,336 yang dapat dinyatakan tingkat kekuatan korelasi termasuk korelasi sedang antara persepsi kesehatan gigi dan mulut terhadap minat berobat ke dokter gigi. Simpulan: Terdapat korelasi persepsi masyarakat tentang kesehatan gigi dan mulut terhadap masyarakat untuk minat berobat ke dokter gigi. Semakin tinggi persepsi kesehatan gigi dan mulut maka semakin tinggi minat masyarakat untuk berobat ke dokter gigi. Kata kunci: dokter gigi, kesehatan gigi dan mulut, minat, persepsi
Cite
CITATION STYLE
Lestari, P. D., Himawati, M., & Nawawi, A. P. (2025). Korelasi persepsi kesehatan gigi dan mulut terhadap minat masyarakat untuk berobat ke dokter gigi: studi cross sectional. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 36(3), 331–338. https://doi.org/10.24198/jkg.v36i3.56579
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.