Abstract
Indikator keberhasilan layanan kesehatan suatu negara dapat diketahui dari Angka Kematian Ibu (AKI). Pengaruh buruk anemia dalam kehamilan bagi ibu hamil seperti bayi lahir premature, abortus dan cacat bawaan sehingga meningkatkan mortalitas dan morbiditas ibu dan janin. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui angka prevalensi kejadian Anemia dan Status anemia pada ibu hamil yang mengkonsumsi tablet tambah darah, mengetahui Kadar besi/Fe pada tablet tambah darah yang dikonsumsi ibu hamil, dan mengetahui tingkat Kepatuhan minum obat pada ibu hamil. Metode penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik, dengan desain cross sectional. Variabel bebas yaitu kadar FE dalam tablet tambah darah dan tingkat kepatuhan ibu dalam mengkonsumsi tablet tambah darah. Hasil hubungan tingkat kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah dengan status anemia adalah (p=0,000), yang menunjukkan hubungan yang bermakna terhadap kejadian Anemia. Hubungan kadar zat besi dengan status anemia memperoleh hasil secara statistik kadar Fe ? 60 mg adalah (p=0,000), memperlihatkan hubungan yang bermakna terhadap kejadian Anemia. Berdasarkan hubungan karakteristik ibu hamil dengan kejadian anemia pada variable usia (p=0,000), Lingkar Lengan Atas (p=0,000) terdapat hubungan yang bermakna dan berpengaruh terhadap kejadian Anemia. Variabel yang tidak ada hubungan signifikan dengan kejadian Anemia adalah Paritas (p=0280) dan pendidikan (p=0,640).An indicator of the success of a country's health services can be seen from the Maternal Mortality Rate (MMR). The bad effects of anemia in pregnancy for pregnant women include premature births, abortions and congenital defects, thereby increasing maternal and fetal mortality and morbidity. The aim of this research is to determine the prevalence rate of anemia and anemia status in pregnant women who consume blood supplement tablets, determine the iron/Fe levels in blood supplement tablets consumed by pregnant women, and determine the level of compliance with taking medication in pregnant women. This research method uses an analytical observational design, with a cross sectional design. The independent variables are the FE levels in blood supplement tablets and the mother's level of compliance in consuming blood supplement tablets. The results of the relationship between the level of adherence to consuming blood supplement tablets and anemia status are (p=0.000), which shows a significant relationship with the incidence of anemia. The relationship between iron levels and anemia status obtained statistical results with Fe levels ? 60 mg (p=0.000), showing a significant relationship with the incidence of anemia. Based on the relationship between the characteristics of pregnant women and the incidence of anemia in the variable age (p=0.000), Upper Arm Circumference (p=0.000), there is a significant relationship and influences the incidence of anemia. Variables that did not have a significant relationship with the incidence of anemia were parity (p=0280) and education (p=0.640).
Cite
CITATION STYLE
Istiningsih, T., & Meyasa, L. (2024). Hubungan Status Anemia, Kadar FE Tablet Tambah Darah dan Kepatuhan Minum Tablet FE Dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil. Citra Delima Scientific Journal of Citra Internasional Institute, 8(1), 21–26. https://doi.org/10.33862/citradelima.v8i1.392
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.