Abstract
Produk kecantikan lokal seperti Viva, Purbasari, Sariayu, dan Mustika Ratu telah hadir sejak 1960-an, tapi branding mereka lebih ditujukan untuk orang dewasa. Namun, sejak 2010-an, produk kecantikan lokal untuk remaja mulai berkembang. Puncaknya adalah saat pandemi karena kesadaran remaja untuk merawat diri meningkat. Luxcrime merupakan salah satu produk kecantikan lokal yang mengalami pertumbuhan pesat pada periode tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara rebranding Luxcrime dan kemajuannya dalam industri kecantikan di Indonesia sebelum dan sesudah pandemi. Dalam penelitian ini, analisis konten visual dan deskriptif kualitatif digunakan untuk mengkaji rebranding Luxcrime dari perspektif teori conceptual Branding dan Brand Equity. Hasil analisis menunjukkan bahwa rebranding Luxcrime berpengaruh signifikan terhadap kemajuan merek dengan membuka peluang ekspansi produk dan memperluas pangsa pasar melalui visual baru yang diperkenalkan.
Cite
CITATION STYLE
Effendy, V. (2024). Analisis Rebranding Produk Kecantikan Lokal “Luxcrime” pada Perkembangan Brand. Wimba : Jurnal Komunikasi Visual, 15(1). https://doi.org/10.5614/jkvw.2024.15.1.3
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.