Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Rawat Inap di RSUD Lakipadada Periode 2023-2024

  • Asmal A
  • Gisman R
  • Aswandi
N/ACitations
Citations of this article
65Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hipertensi merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah sistolik 140mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/ tenang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat inap di RSUD Lakipadada periode 2023-2024. Penelitian merupakan penelitian deskriptif data yang digunakan dalam penelitian di ambil secara retrospektif dengan menggunakan data sekunder berupa rekam medik pasien hipertensi  yang diperoleh 100 kasus pasien rawat inap Hipertensi dengan jumlah 65 (65%) kasus hipertensi paling banyak terjadi pada peasien perempuan dan hanya 35 (35%) kasus yang terjadi pada pasien laki-laki. Pasien dengan usia ≥60 tahun paling banyak terjadi kasus Hipertensi yaitu  44 (44%) kasus. Persentase penggunaan  antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah Golongan CCB (amlodipin) yaitu sebanyak 44 (80,76%) sedangkan kombinasi  antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah kombinasi dua golongan antihipertensi yaitu  golonganCCB-ARB sebanyak 18 (18%) kasus.

Cite

CITATION STYLE

APA

Asmal, A., Gisman, R., & Aswandi. (2024). Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Rawat Inap di RSUD Lakipadada Periode 2023-2024. Mega Buana Journal of Nursing, 3(2), 75–83. https://doi.org/10.59183/170a1d66

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free