Abstract
Hermeneutik merupakan refleksi kritis untuk menafsirkan teks/realitas dan memahami maknanya. Melalui hermeneutik orang diajak untuk terus-menerus bergerak dari refleksi menuju aksi, demikian pula sebaliknya, demi pengembangan diri dan transformasi masyarakat / budaya. Walaupun merupakan wacana kefilsafatan, hermeneutik tidak semata-mata bersifat teoretis, melainkan memiliki implikasi praktis dalam pendidikan. Tulisan ini mencoba merekonstruksi kaitan antara hermeneutik dengan praktik pembelajaran, dalam hal ini Pembelajaran Reflektif.
Cite
CITATION STYLE
Saptono, S. (2012). PEMBELAJARAN REFLEKTIF: UPAYA MEMBUMIKAN HERMENEUTIK DALAM PRAKTIK PENDIDIKAN. Satya Widya, 28(1), 73. https://doi.org/10.24246/j.sw.2012.v28.i1.p73-82
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.