Abstract
Penelitian ini bertujuan mengungkap representasi pemilih pemula dalam Iklan Layanan Masyarakat (ILM) “Yuk, Ke TPS 27 November 2024” produksi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan paradigma interpretatif, serta menerapkan teori semiotika Roland Barthes yang mencakup tiga lapisan makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Teknik pengumpulan data meliputi analisis isi semiotik terhadap ILM, wawancara mendalam dengan pemilih pemula, serta studi dokumentasi dari sumber resmi KPU dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif, ILM menyampaikan informasi prosedural pemilu secara jelas dan komunikatif. Pada tingkat konotatif, ILM merepresentasikan proses demokrasi sebagai ruang dialog yang inklusif dan membumi bagi generasi muda. Pada level mitos, ILM membentuk narasi bahwa partisipasi politik adalah tanggung jawab moral dan bagian dari identitas kewarganegaraan. Simbol seperti bendera merah-putih, bahasa lokal, serta figur pemuda dalam konteks edukatif memperkuat pesan kolektif tersebut. Penelitian menyimpulkan bahwa ILM KPU efektif membangun kesadaran politik pemilih pemula melalui visual yang sesuai dengan karakter digital-native Generasi Z.
Cite
CITATION STYLE
Rahman, M. H. (2025). REPRESENTASI PEMILIH PEMULA DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT KPU PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG “YUK, KE TPS 27 NOVEMBER 2024” (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES). Scripta: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 7(4), 131–142. https://doi.org/10.33019/t7rjzw07
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.