TEOLOGI PAULUS TENTANG KARUNIA-KARUNIA ROH DAN IMPLIKASINYA BAGI PROBLEMATIKA PNEUMATOLOGIS GEREJA MASA KINI

  • Simanjuntak H
N/ACitations
Citations of this article
71Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Di sepanjang sejarah perkembangan Gereja yang merupakan sejarah perkembangan teologi hingga pada era postmodern ini, para teolog telah banyak melakukan aktivitas atau upaya menafsirkan, merumuskan, mengajarkan dan memberitakan firman Allah (berteologi). Meskipun aktivitas atau upaya tersebut belum menghasilkan rumusan doktrin teologi yang signifikan dan berlaku bagi semua kalangan Gereja. Salah satunya adalah doktrin Pneumatologi yang kembali hangat dibicarakan dan dimonopoli oleh sekelompok Gereja tertentu, sehingga menjadi topik utama  yang dibahas oleh hampir seluruh Gereja di dunia ini, termasuk Gereja-gereja di Indonesia. Misalnya, di kalangan Gereja-gereja Injili, terdapat banyak pandangan yang bukan hanya berbeda dan bertentangan dengan bermuara pada dua kubu polarisasi, yakni kubu neo-Pentakosta dan non-Pentakosta. Inilah isu Pneumatologis yang sangat menonjol baik yang pro dan kontra yaitu isu doktrin karunia-karunia Roh yang mengarah kepada perpecahan jemaat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Simanjuntak, H. P. (2014). TEOLOGI PAULUS TENTANG KARUNIA-KARUNIA ROH DAN IMPLIKASINYA BAGI PROBLEMATIKA PNEUMATOLOGIS GEREJA MASA KINI. Missio Ecclesiae, 3(2), 104–127. https://doi.org/10.52157/me.v3i2.39

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free